IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI

IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI
IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI

 

Jika Anda ingin membeli barang dari luar negeri atau barang dari luar negeri untuk dikirim ke Indonesia tapi bingung bagaimana caranya? Tenang saja kami hadir untuk menyelesaikan masalah anda dan juga membantu dalam urusan jasa untuk bisnis pengiriman anda ke luar negeri maupun dalam negeri.

Pemasukan barang atau jasa dari luar negeri atau daerah pabean untuk diedarkan ke dalam negeri atau daerah lalu lintas bebas; jasa yang diterima dari luar negeri, seperti asuransi, transpor, tenaga asing diperhitungkan juga sebagai impor (import)

Kalian tahu nggak sih? Ternyata Indonesia yang paling banyak mengimpor barang dari luar negeri lho! Mau tahu nggak negara mana saja yang diimpor? Yuk simak terus artikelnya

  1. China Negeri Tirai Bambu masih menjadi negara paling banyak mengekspor barangnya ke Indonesia. Nilai impor mencapai 4,14 miliar dollar AS pada Januari 2019. Sedangkan pada 2018 lalu, China juga ada di tempat teratas. Nilainya mencapai 45,2 miliar dollar AS.

  1. Jepang Di tempat kedua ada Jepang. Impor barang dari Negeri Sakura itu mencapai 1,37 miliar dollar AS pada Januari 2019. Sementara itu pada 2018, Jepang juga ada di tempat kedua. Nilai impor RI dari Jepang tahun lalu mencapai 17,9 miliar dollar AS.

  1. Thailand Thailand menjadi negara Asia Tenggara yang paling banyak mengekspor barangnya ke Indonesia. Pada Januari 2019, nilai impor dari Thailand sebesar 734 juta dollar AS. Sedangkan pada 2018 lalu, nilai impor RI dari Thailand mencapai 10,8 miliar dollar AS.

  1. Amerika Serikat Sementara itu AS hanya ada di posisi keempat. Nilai impor RI dari AS sebesar 707 juta miliar dollar AS pada Januari 2019. Sedangkan pada 2018 lalu, nilai barang impor dari AS mencapai 9,1 miliar dollar AS.

  1. Singapura Adapun di tempat kelima ada Singapura. Nilai impor barang dari Negeri Singa itu sebesar 688 juta dollar AS pada Januari 2019. Pada 2018 lalu, nilai impor dari Australia bahkan di atas Amerika Serikat. Nilainya mencapai 9,5 miliar dollar AS.

  1. Korea Selatan Negara Ginseng ini masuk dalam 10 besar negara yang mengekspor barangnya ke Indonesia. Nilainya mencapai 616 juta dollar AS pada Januari 2019. Pada 2018 lalu, nilai impor RI dari Korea Selatan mencapai 7,7 mikir dollar AS.

  1. Malaysia Negeri Jiran Malaysia menjadi negara ketiga di Asia Tenggara dengan nilai impor ke Indonesia tertinggi pada Januari 2019. Nilainya mencapai 576 juta dollar AS. Sedangkan pada 2018 lalu, nilai impor RI dari Malaysia mencapai 6,1 miliar dollar AS.

  1. Australia Negeri Kangguru menempati posisi ke-8. Nilai impor RI dari Australia sebesar 374 miliar dollar AS pada Januari 2019. Adapun pada 2018 lalu,nilai impor RI dari India mencapai 5,1 miliar dollar AS.

  1. India Indonesia ternyata turut mengimpor sejumlah barang dari India. Pada Januari 2019, nilai impor RI dari India mencapai 351 juta dollar AS. Sedangkan pada 2018, nilai impor RI dari India sebesar 4,9 miliar dollar AS.
IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI
IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI
  1. Jerman Pada Januari 2019, Jerman masuk 10 besar. Nilai impor RI dari Jerman sebesar 349 miliar dollar AS. Sedangkan pada 2018, nilainya mencapai 3,9 miliar dollar AS.

Dalam perdagangan internasional itu ada yang namanya kegiatan ekspor dan impor. Adanya kegiatan ekspor dan impor sangat berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian suatu negara. Impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. Impor bisa diartikan sebagai kegiatan memasukkan barang dari suatu negara (luar negeri) ke dalam wilayah pabean negara lain. Pengertian ini memiliki arti bahwa kegiatan impor berarti melibatkan dua negara. Dalam hal ini bisa diwakili oleh kepentingan dua perusahaan antar dua negara tersebut, yang berbeda dan pastinya juga peraturan serta bertindak sebagai supplier dan satunya bertindak sebagai negara penerima.

Dalam memenuhi kebutuhannya, setidaknya pasti terdapat satu hal yang membuat negara tersebut harus membangun hubungan baik dengan negara lainnya. Salah satunya, dalam aktivitas perekonomian ini. Tujuan lainnya dari kegiatan impor adalah untuk memperkuat neraca pembayaran dan mengurangi keluarnya devisa ke luar negeri. Lalu apa manfaat dari impor? Manfaat dari kegiatan impor itu sendiri adalah memungkinkan suatu negara untuk memperoleh bahan baku, barang dan jasa suatu produk yang jumlahnya terbatas di dalam negeri ataupun yang tidak bisa dihasilkan di dalam negeri. Hal ini secara tidak langsung mendukung stabilitas negara.

 

IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI
IMPOR BARANG DARI LUAR NEGERI

Prosedur Impor Barang Dari Luar Negeri

  1. Menentukan Harga dan Sistem Perdagangan

Sebelum melakukan proses impor, Anda perlu terlebih dahulu melakukan penentuan harga dan sistem perdagangan. Sebab, nantinya akan ada berbagai sistem yang harus dipilih seperti misalnya FOB, CFR, CIF, DDP, dan FAS. Anda bisa mendiskusikan perihal ini pada supplier barang di luar negeri.

  1. Menentukan Cara dan Biaya Pengiriman

Data yang akurat berupa cara dan biaya pengiriman juga perlu untuk Anda ketahui. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan biaya yang dikeluarkan dan biaya tambahan. Pilihlah cara termudah yang memberikan keuntungan. Atur juga kapan barang tersebut akan dikirimkan.

  1. Memilih Freight Forwarder

Freight Forwarder merupakan jasa pengiriman yang akan membantu mengirimkan barang Anda. Pilihlah freight forwarder yang terpercaya dan sudah profesional dalam bidangnya.

  1. Mengasuransikan Barang

Barang perlu diasuransikan untuk berjaga-jaga jika ada kendala ketika pengiriman. Barang yang sudah diasuransikan bisa diklaim asuransinya apabila terjadi kerusakan. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda agar barang bisa aman.

  1. Memahami Peraturan Bea dan Cukai

Peraturan bea dan cukai mencakup tentang bagaimana cara masuk dan berapa saja pajak yang perlu untuk Anda bayarkan. Ketika akan melakukan impor Anda perlu untuk memahaminya, kemudian lakukan sesuai dengan prosedur. Pembayaran bisa dilakukan dengan berbagai metode.

  1. Melengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Ada berbagai dokumen yang Anda perlu untuk lampirkan ketika akan impor barang. Seperti misalnya commercial invoice, bill of lading, airway bill, certificate of origin, packing list, dan lain sebagainya. Pastikan dokumen yang Anda lampirkan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.

  1. Mengurus Perizinan Untuk Impor

Selain melampirkan dokumen, ada juga perizinan lain yang perlu untuk Anda lengkapi. Anda bisa mengetahuinya dengan membaca berbagai peraturan pada bea cukai. Perizinan ini sangat penting untuk dilengkapi agar barang bisa diperbolehkan masuk kedalam negeri.

  1. Membayar Bea Masuk

Bea masuk perlu untuk dibayarkan agar barang bisa untuk masuk. Bayar sesuai dengan nominal yang sudah Anda ketahui pada prosedur-prosedur sebelumnya.

  1. Menerima Barang dan Asuransi

Jika barang sudah dikirimkan ke alamat Anda, maka periksa kondisi barang. Jika barang ada yang rusak maka bisa melakukan klaim asuransi yang sudah dibuat pada prosedur impor barang.

Kelana express kami akan siap membantu anda dalam urusan eksport maupun import, info lebih lanjut silahkan hubungi admin kami atau kunjungi situs website kelana express kami. Gunakanlah jasa kami sesuai dengan kebutuhan anda!

 

website: https://kelanaexpress.com/

nomor admin: 0811-3058-800

instagram Kelana Express: kelana_express

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
Open chat
Hallo selamat datang di KelanaExpress.com, ada yang bisa saya bantu?